Universitas Islam Al Azhar

BPM Universitas Islam Al-Azhar Gelar Workshop SPMI

Mataram, – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Islam Al-Azhar menggelar Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melibatkan Dekan, Kepala Program Studi lingkup UNIZAR dan dari Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) Nusra. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari, mulai Senin sampai Selasa tanggal 21 – 22 Juni 2021, di Aula Abdurrahim, dibuka Rektor UNIZAR, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP. Sedangkan nara sumber workshop yakni Prof. Dr. Drh. Nyoman Sadra Dharmawan, MS.

Pada kesempatan itu, Kepala BPM UNIZAR,
Fathurrahman, SE,. M.Ak menyampaikan, tujuan workshop ini adalah bagaimana meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam merancang sistem penjaminan mutu di lingkup UNIZAR.

“Kita harapkan, nantinya peserta mampu kembangkan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi (SPMPT) sesuai prodi masing-masing,” ungkapnya.

Adapun jumlah peserta lanjutnya, empat orang dari BPM, dua orang perwakilan dari Unit Penjaminan Mutu (UPM) masing-masing Fakultas dan dua orang dari AIP Nusra. “Outcome workshop Perguruan Tinggi dapat mengimplementasikan SPMI dengan baik. Sehingga PT mampu memenuhi dan melampaui SNDIKTi, serta PT dapat meningkatkan status akreditasi,” kata Fathurrahman.

Dia berharap, dalam kegiatan ini ada masuk, saran sebagai bahan evaluasi lebih baik kedepan.

Sementara itu, salah seorang Dosen Universitas Udayana (UNUD) sekaligus selaku nara sumber, Prof. Dr. Drh. Nyoman Sadra Dharmawan, MS, dalam sambutannya mengatakan, workshop ini untuk menyamakan persepsi tentang SPMI, karena penjaminan mutu dalam PT adalah sebuah keniscayaan.

“Perguruan Tinggi tidak akan berjalan dalam percaturan tanpa menjamin kualitas, terlebih di era kompetitif ini, jika tidak mampu pertahankan kualitas, maka bersiaplah hilang dari peredaran,” kata dia.

Prof Sadra menambahkan, sebuah Perguruan Tinggi harus tetap bisa menghadirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, karena merupakan ukuran standar nasional pendidikan tinggi (SNPT), syarat bisa mendapatkan akreditasi.

“Bila perlu, dorong dosen supaya melanjutkannya pendidikan jenjang S3 untuk mendapatkan akreditasi baik sekali atau unggul,” saran dia.

Tuntutan saat ini lanjutnya, bagaimana mengimplementasikan SPMI untuk menjamin kualitas Perguruan Tinggi, supaya mendapatkan nilai plus dari user, pemerintah, penggunaan dan masyarakat.

Hal itu ditegaskan karena, kualitas adalah keniscayaan bagi Perguruan Tinggi. “Saya salut sama UNIZAR, kelembagaan BPM bahkan UPM sudah terbentuk, tinggal di fungsikan karena akreditasi untuk prodi saat ini ada di UPM dalam hal ini masing-masing Fakultas dan merupakan garda terdepan,” tegasnya.

Disatu sisi, Rektor UNIZAR, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP , sebelum membuka acara menyampaikan sepatah sambutan bahwa kedepan, yang akan dilihat dalam Perguruan Tinggi adalah mutu, jika tidak siap maka harus bersiap-siap tinggalkan arena. Oleh sebab itu, manfaatkan workshop ini sebagai wadah tukar pikiran, ajang belajar tingkatkan kualitas dalam sistem penjaminan mutu.

Setelah memberikan sambutan, secara resmi Rektor membuka kegiatan workshop. (HMS)

Leave a Comment