Universitas Islam Al Azhar

UNIZAR dan Universitas Islam Makassar teken MoU Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Mataram, – Universitas Islam Al-Azhar dengan Universitas Islam Makassar menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), tentang Tridharma Perguruan Tinggi, didalamnya menyangkut pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan itu di hadiri Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, para Kepala Biro di UNIZAR, dan pejabat Akademika Universitas Islam Makassar, yang berlangsung di Gedung Teater, UNIZAR, Senin 11 Oktober 2021.

Saat sambutan, Rektor Unizar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP menceritakan selayang pandang Universitas Islam Al-Azhar yang didirikan tahun 1981, kemudian tahun 1984 terdaftar. Selanjutnya, akreditasi tahun 1997, untuk semua program studi.

“Alhamdulillah, sebagian besar program studi sudah akreditasi B, kalaupun ada yang belum, karena prodi tersebut masih baru dan akan di usahakan akreditasi,” ungkapnya.

Ansyar mengingatkan terhadap nota kesepahaman yang sudah ditandatangani supaya ada tindak lanjut bentuk perjanjian kerja sama dengan bidang-bidang atau unit, bentuk implementasi kampus merdeka belajar.

“Saya berharap ada tindak lanjut, MoU ini tidak sekedar seremonial semata, karena pelaksanaan menjadi bahan usulan akreditasi,” kata dia.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Makassar, diwakili Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Dr. Ir. Musdalifah Mahmud, M.Si, berterima kasih atas sambutan pihak Unizar dan berkenan membangun silaturahim dengan adanya nota kesepahaman ini.

Musdalifah juga menceritakan sejarah Universitas Islam Makassar berdiri berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas Nomor 71/O/D/2000 tanggal 06 Juni 2000, sebagai perubahan bentuk dan pengembagan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) 1984 dan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID), merupakan penerus cita-cita, visi dan misi Akademi Dakwah NU (1966), UNNU (1968) dan UNIZAl (1972).

Universitas Islam Makassar yang disingkat UIM adalah salah satu Perguruan Tinggi Islam Swasta yang selenggarakan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, di Perintis Kemerdekaan Km. 9 No. 29 Kota Makassar.

Sebagai hari jadi Universitas Islam Makassar secara yuridis tanggal 06 Juni 2000, namun secara historis tanggal 21 Februari 1966 (angka yuridis-histori, harlah 06-06-66). Pada tahun 2000 berdasarkan izin dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi didirikanlah Universitas Islam Makassar dengan enam Fakultas yaitu Agama Islam, Bahasa, MIPA, Pertanian, Sospol dan Teknik. Kemudian dikembangkan lagi dengan menambah dua Fakultas yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kependidikan serta satu Program Pascasarjana.

Sampai tahun 2016 Universitas Islam Makassar mengelola 8 Fakultas, 1 PPs dan 26 Program Studi. Pada tahun 2016 juga diajukan sebanyak 5 Program Studi yaitu Teknik Sipil, Ilmu Hukum, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Ilmu Tafsir dan Magister Administrasi Negara/Publik.

“Hanya saja kendala kami di Fakultas Kesehatan yang semestinya jadi Fakultas Kedokteran. Kedatangan kami untuk belajar cara Fakultas Kedokteran Unizar bisa bertahan dan semakin eksis,” ujarnya.

Musdalifah juga menekankan supaya ada tindak lanjut MoU ini bentuk kerjasama supaya bisa saling menukar kegiatan yang ada kaitan dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

“Kami datang dengan jumlah 27 orang. Kami juga mengundang rektorat dan akademika Unizar untuk hadir di Kampus Universitas Islam Makassar dalam penandatanganan perjanjian kerja sama,” tutupnya.(HMS)

Leave a Comment