UNIZAR NEWS, Mataram – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) pada Selasa pagi (16/9/25). Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UNIZAR resmi menggelar Kuliah Perdana sebagai bagian dari penyambutan mahasiswa baru tahun 2025.
Rangkaian kegiatan diawali dengan olahraga bersama di lapangan basket UNIZAR pada pagi hari, sebelum dilanjutkan dengan acara inti, yakni Kuliah Perdana yang mengusung tema “Dilema Keadilan: Moralitas Hukum dalam Ranah Peradaban”. Narasumber utama adalah Dr. Ainuddin, SH., MH, Dekan Fakultas Hukum UNIZAR, yang dikenal luas dengan pandangan kritisnya terkait filsafat hukum dan peradilan.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Ketua Senat Akademik Fakultas Hukum UNIZAR: Haerani, SH., MH, Dekan Fakultas Hukum: Dr. Ainuddin, SH., MH, Wakil Dekan I: Gusti Ayu Ratih Damayanti, SH., MH, Wakil Dekan II: Sumarni, SH., MH, Wakil Dekan III: Irma Istihara Zain, SH., MH, Ketua Program Studi Ilmu Hukum: Dr. M. IKhsan Kamil, SH., M.Kn, hingga dosen dan mahasiswa.
Dalam laporannya, Siska Dwi Saputri selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa tema kuliah perdana ini dipilih untuk mengajak mahasiswa berpikir lebih dalam mengenai esensi hukum sebagai wajah keadilan.
Baca juga: Reposisi BUMN Jadi Sorotan Kuliah Umum FH UNIZAR, Hadirkan Guru Besar dan Kejati NTB
“Apapun yang dilakukan dalam hukum, tidak boleh mengabaikan aspek manusia sebagai bagian yang sentral. Hukum dibuat untuk manusia, bukan sebaliknya. Hukum yang adil akan menciptakan masyarakat yang damai, aman, dan sejahtera,” ucapnya penuh semangat.
Ketua BEM, Baiq Ayu Cahya Nadila, juga menegaskan pentingnya semangat baru yang dibawa mahasiswa 2025.
“Hari ini bukan sekadar perkenalan, tetapi langkah awal perjalanan panjang dalam memahami dilema hukum dan moralitas. Saya berharap teman-teman mahasiswa baru tidak hanya menjadi penonton, tetapi berani menjadi agen perubahan,” katanya.
Ketua Senat Akademik Fakultas Hukum UNIZAR, Haerani, SH., MH, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa baru yang telah memilih UNIZAR sebagai tempat menimba ilmu hukum.
“Kalian adalah generasi yang akan mewarisi dan mengembangkan ilmu hukum di masa depan. Tantangan yang akan kalian hadapi tidak hanya persoalan hukum tertulis, tetapi juga bagaimana menerjemahkan nilai keadilan dalam kehidupan nyata. Jadikan masa studi ini sebagai laboratorium intelektual untuk melatih nalar kritis, etika, dan tanggung jawab sebagai calon sarjana hukum,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Hukum, Dr. Ainuddin, SH., MH, dalam sambutannya menekankan bahwa tema kuliah perdana ini merefleksikan pergulatan nyata antara hukum, moral, dan keadilan dalam peradaban manusia.
“Hukum sejatinya adalah cermin masyarakat. Di dalamnya ada dilema moral yang tidak pernah selesai. Tugas kita sebagai akademisi adalah menggali, mengkritisi, dan menawarkan solusi agar hukum benar-benar menghadirkan keadilan, bukan sekadar alat negara. Saya berharap mahasiswa baru bisa mengembangkan pola pikir kritis, namun tetap menjunjung tinggi nilai moralitas,” tegasnya.
Acara kuliah perdana ini bukan hanya menjadi forum ilmiah, tetapi juga momentum berharga untuk mempererat ikatan kekeluargaan antar civitas akademika Fakultas Hukum UNIZAR.
Dengan tema yang mendalam dan kehadiran narasumber inspiratif, kegiatan ini diharapkan dapat membekali mahasiswa baru dengan pemahaman awal tentang kompleksitas hukum yang selalu berkelindan dengan moralitas dan peradaban. (Asmadi/Humas)