UNIZAR NEWS, Mataram, 12 Desember 2025 — Prestasi membanggakan kembali hadir dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Al-Azhar (FEB UNIZAR). Febriansyah Pratama, mahasiswa Program Studi Akuntansi semester 3, berhasil meraih Certificate of Achievement sebagai salah satu presenter terbaik dalam ajang Public Discussion of Nusantara Day 2025. Putra pertama dari tiga bersaudara, kelahiran Kediri 1 Februari 2006, ini merupakan anak dari pasangan Cristin Sagita Nurilani dan Andi Burhanuddin.
Dalam wawancara yang berlangsung hangat, Febriansyah menceritakan perjalanan akademiknya hingga berhasil menorehkan pencapaian bergengsi tersebut.
Dalam forum nasional itu, Febriansyah mempresentasikan paper berjudul “Strategi Pembiayaan dan Investasi Berkelanjutan dalam Pembangunan Infrastruktur Kelautan dan Perikanan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Ia menjelaskan bahwa inti penelitiannya berfokus pada identifikasi tantangan pembiayaan sektor kelautan dan perikanan—sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi biru Indonesia. Febriansyah menawarkan berbagai solusi inovatif seperti Public Private Partnership (PPP), green bond, serta blue finance sebagai alternatif pendanaan ramah lingkungan yang dapat membuka akses pembiayaan lebih luas dan terarah pada pembangunan berkelanjutan.
“Isu keberlanjutan sering kali luput dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Melalui penelitian ini, saya ingin menghadirkan pendekatan yang lebih visioner dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ketertarikan terhadap ekonomi biru menjadi pendorong utama Febriansyah mengikuti kegiatan ini. Ia mengaku ingin berkontribusi pada masa depan sektor kelautan Indonesia, sekaligus meningkatkan kesadaran publik mengenai urgensi keberlanjutan.
Untuk mempersiapkan presentasinya, Febriansyah melakukan riset intensif, mengumpulkan data dari berbagai referensi kredibel, hingga melakukan latihan presentasi secara berulang.
“Saya ingin memastikan bahwa pesan yang saya sampaikan bukan hanya informatif, tetapi juga meyakinkan,” ujarnya.
Meski berhasil tampil memukau, Febriansyah tidak menampik bahwa kecemasan saat berbicara di depan publik menjadi tantangan terbesar. Namun, ia berhasil mengatasinya dengan melakukan simulasi presentasi berkali-kali, sekaligus meminta masukan dari teman-temannya.
“Dari latihan itu, saya belajar memperbaiki intonasi, gestur, hingga alur penjelasan. Latihan membuat saya jauh lebih percaya diri,” tambahnya.
Meraih penghargaan sebagai salah satu presenter terbaik tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Baginya, pencapaian ini bukan hanya apresiasi atas dedikasi akademik, tetapi juga bukti bahwa mahasiswa FEB UNIZAR memiliki kemampuan kompetitif di tingkat nasional.
“Ini adalah motivasi besar, tidak hanya bagi saya, tetapi juga teman-teman lainnya. Semoga prestasi ini memperkuat reputasi FEB UNIZAR sebagai kampus yang melahirkan peneliti muda berkualitas,” tutur Febriansyah.
Tidak berhenti pada satu capaian, Febriansyah telah menyiapkan langkah lanjutan dalam perjalanan akademiknya. Ia berencana terus mendalami penelitian terkait ekonomi biru, investasi berkelanjutan, dan pengembangan kebijakan publik.
“Ke depan, saya ingin berkontribusi melalui riset yang memberikan solusi nyata bagi tantangan sektor kelautan dan perikanan. Harapan saya, penelitian ini dapat menjadi bagian dari pembangunan Indonesia yang semakin berkelanjutan,” pungkasnya.
Prestasi Febriansyah Pratama menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIZAR terus menunjukkan kualitas, dedikasi, dan daya saing dalam dunia akademik. Semangatnya sebagai peneliti muda diharapkan mampu menginspirasi generasi berikutnya untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi bangsa.