UNIZAR NEWS, Lombok Utara — Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Vicon Kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara, Jumat (19/12/25), pukul 13.30 WITA hingga selesai.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UNIZAR Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP didampingi Wakil Rektor III Fathurrahman, SE., M.Ak, serta Protokol, Humas, dan Publikasi Biro HKA UNIZAR Asmadi, SP., MP bersama tim media. Dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara, hadir langsung Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Sahabudin, S.Sos., M.Si, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Lombok Utara, para kepala OPD, Kepala Bagian Pemerintahan Setda KLU, Kepala Bagian Hukum Setda KLU, serta jajaran pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor UNIZAR Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Ia menegaskan bahwa MoU pada dasarnya merupakan bagian dari proses administrasi, namun yang jauh lebih penting adalah realisasi dan dampak nyata dari kerja sama tersebut.
“Dalam praktiknya, kami telah melaksanakan berbagai kegiatan di Kabupaten Lombok Utara. Bahkan sebelum MoU ini ditandatangani, kami sebenarnya sudah lebih dahulu menjalankan berbagai kegiatan di wilayah ini sebagai bagian dari niat bersama untuk memajukan masyarakat Lombok Utara,” ujar Rektor UNIZAR.
Ia mengungkapkan, pada tahun ini UNIZAR telah melaksanakan tiga kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berlokasi di Desa Melaka, Desa Sambi Elen, dan Desa Bayan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat.
“Ke depan, kami juga berupaya agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara pada tahun-tahun berikutnya, mudah-mudahan di desa-desa yang berbeda, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rektor UNIZAR menekankan bahwa perguruan tinggi saat ini mengusung tagline kampus berdampak, yakni kampus yang mampu memberikan kontribusi dan dampak positif langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, UNIZAR berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, yang sejatinya telah terbangun sejak sebelum penandatanganan MoU ini.
Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan momen yang sangat berharga bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Menurutnya, kerja sama ini menjadi sarana untuk menyatukan pandangan, langkah, dan gerak dalam membangun masyarakat Lombok Utara.
Ia menjelaskan bahwa sebagai kabupaten termuda di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang kini berusia sekitar 18 tahun, Lombok Utara masih terus berupaya mengejar berbagai ketertinggalan. Saat awal pemekaran dari Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara menghadapi angka kemiskinan yang sangat tinggi, hampir mencapai 50 persen.
“Namun Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh OPD, dukungan masyarakat, serta kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, angka kemiskinan tersebut kini berhasil ditekan hingga sekitar 2 persen,” ungkap Bupati.
Atas capaian tersebut, Kabupaten Lombok Utara bahkan memperoleh penghargaan sebagai kabupaten dengan penurunan angka kemiskinan tertinggi di Indonesia.
Bupati Najmul Akhyar menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat konsisten dan serius dalam menurunkan angka kemiskinan, salah satunya dengan membuka ruang kerja sama seluas-luasnya. Ia menyadari bahwa tantangan pembangunan tidak dapat diselesaikan secara sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Selain persoalan kemiskinan, Bupati juga menyoroti tantangan di bidang sumber daya manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Utara saat ini masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain di NTB, namun menunjukkan progres peningkatan yang sangat cepat.
Dengan adanya MoU ini, Bupati menyatakan optimisme bahwa ruang kolaborasi antara UNIZAR dan Pemda Lombok Utara akan semakin luas. Berbagai program seperti pengabdian kepada masyarakat, KKN tematik, hingga penempatan mahasiswa selama ini dinilai memberikan dampak positif dan akan terus didukung.
Di bidang kesehatan, Bupati mengungkapkan bahwa Lombok Utara tengah membangun satu unit rumah sakit di Kecamatan Bayan yang membutuhkan banyak tenaga medis. Ia berharap kerja sama dengan UNIZAR, khususnya Fakultas Kedokteran, dapat kembali menghidupkan program “satu desa satu dokter” yang sebelumnya terbukti sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara juga tengah menyiapkan program pelatihan bahasa Inggris gratis bagi siswa kelas V SD hingga SMP. Program ini dinilai penting mengingat Lombok Utara merupakan daerah pariwisata yang membutuhkan penguasaan bahasa asing. Selain itu, Pemda juga aktif bekerja sama dengan LPDP serta mengadakan pelatihan persiapan TOEFL guna meningkatkan akses putra-putri Lombok Utara terhadap beasiswa pendidikan.
Menutup sambutannya, Bupati Lombok Utara menyampaikan harapan agar semangat kampus berdampak dapat benar-benar terwujud melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, sehingga pembangunan yang dilakukan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal penguatan sinergi berkelanjutan antara Universitas Islam Al-Azhar dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam mendukung pembangunan daerah berbasis pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.