
UNIZAR NEWS, Lombok Utara — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) berkolaborasi dengan Tim Bantuan Medis (TBM) Rinjani Fakultas Kedokteran UNIZAR melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Halaman Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (21/12/25) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA ini mengusung tema “Sistem Pelayanan Kesehatan Berkualitas Sebagai Bentuk Hak Fundamental Warga Negara”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perangkat Desa Malaka, Kepala Dusun Pandanan beserta pejabat desa lainnya, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Sebelum pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis oleh TBM Rinjani FK UNIZAR, kegiatan diawali dengan paparan materi oleh NS. H. Lalu R. Doddy Stiawan, SH., MH. Dalam pemaparannya, disampaikan pentingnya pelayanan kesehatan yang berkualitas sebagai hak dasar warga negara yang dijamin oleh konstitusi.
Dalam laporan Ketua Panitia Amanda Razita Ghaisani, disampaikan bahwa kegiatan ini dilandasi oleh kesadaran bersama bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang bermutu bukanlah sebuah hak istimewa, melainkan hak asasi setiap warga negara tanpa terkecuali. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antar pemangku kepentingan dalam memperbaiki sistem rujukan, memperkuat fasilitas kesehatan, serta memastikan pelayanan kesehatan yang adil dan manusiawi sebagai bentuk pemenuhan kewajiban negara.
“Laporan ini mencakup pelaksanaan acara yang diikuti oleh 25 peserta dengan dukungan narasumber ahli di bidang kebijakan publik dan kesehatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan ini, baik secara moril maupun materiil,” ujar Ketua Panitia.
Selain diskusi dan pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek tekanan darah, gula darah, dan pemeriksaan kesehatan lainnya oleh TBM Rinjani FK UNIZAR. Tidak hanya itu, panitia juga membagikan paket sembako kepada masyarakat berupa minyak goreng, mi instan, dan kebutuhan pokok lainnya setelah peserta menyelesaikan pemeriksaan kesehatan.
Baca juga: Kuliah Perdana Fakultas Hukum UNIZAR 2025: Mengurai Dilema Hukum dan Moralitas

Baiq Ayu Cahya Nadila, Ketua BEM Fakultas Hukum UNIZAR dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa mahasiswa Fakultas Hukum bersama Fakultas Kedokteran ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat secara langsung.
“Kami percaya bahwa kesehatan adalah kebutuhan paling dasar. Setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, ramah, dan layak. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan, mendengar langsung keluhan masyarakat, serta memperkuat kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama—masyarakat, tenaga kesehatan, dan juga negara,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Pandanan, Muhammad Yusran, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Menurutnya, kegiatan ini berbeda karena tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan seperti ini perlu kita dukung bersama, tidak hanya hari ini saja, tetapi semoga dapat terus berlanjut ke depannya. Dengan begitu, kader dan masyarakat semakin menyadari pentingnya kesehatan sebagai faktor utama dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan gratis, tetapi juga penyuluhan kesehatan sehingga masyarakat memperoleh tambahan pengetahuan. Atas nama Pemerintah Desa Malaka, khususnya Dusun Pandanan, ia mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Hukum UNIZAR dan TBM Rinjani FK UNIZAR yang telah menjadikan wilayahnya sebagai lokasi pengabdian masyarakat.
Lebih lanjut, Muhammad Yusran menyebutkan bahwa sejak tahap survei lapangan hingga pelaksanaan kegiatan, banyak pengalaman dan pembelajaran baru yang diperoleh, baik oleh masyarakat maupun mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa teori di bangku kuliah sering kali berbeda dengan kondisi nyata di lapangan, sehingga diperlukan saling pengertian dan pemakluman.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu wujud komitmen Universitas Islam Al-Azhar sebagai perguruan tinggi dengan tujuh fakultas dan dua belas program studi yang terus memperluas jangkauan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. UNIZAR juga terus mengukuhkan perannya sebagai kampus pusat kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
