email : mail@unizar.ac.id

Adaptif terhadap Perubahan Kebijakan Pemerintah, UNIZAR Bahas Berbagai Strategi di Rapat Kerja Tahunan 2025

Suasana para Wakil Rektor saat memaparkan program kerja pada acara Rapat Kerja Tahunan Tahun 2025, di Aula Abdurrahim Universitas Islam Al-Azhar, pada Jumat (12/12/25)

UNIZAR NEWS, Mataram — Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) menyelenggarakan Rapat Kerja Tahunan Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Abdurrahim Universitas Islam Al-Azhar, Jumat (12/12/25), mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai. Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting bagi UNIZAR dalam merumuskan arah kebijakan dan langkah konkret menghadapi dinamika serta perubahan regulasi pendidikan tinggi di tingkat nasional.

Rapat kerja tahunan tersebut dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan UNIZAR. Tampak hadir Penasihat Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar, Bendahara Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar, Ketua Senat Akademik UNIZAR, Rektor UNIZAR, para Wakil Rektor I, II, III, dan IV, Badan Penjaminan Mutu, para Kepala Biro, Kepala Bagian, serta pejabat struktural lainnya.

Sebelum pemaparan program kerja oleh para Wakil Rektor, rapat kerja diawali dengan penyampaian materi dari dr. Insan Sosiawan A. Tunru., Ph.D. Dalam paparannya yang bertajuk “Tata Kelola Perguruan Tinggi Menuju Good University Governance UNIZAR Berdasarkan Regulasi Terbaru”, ia menekankan pentingnya penguatan sistem tata kelola perguruan tinggi yang adaptif, transparan, dan akuntabel seiring dengan perubahan kebijakan nasional dan perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Rektor UNIZAR, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP, menegaskan bahwa Rapat Kerja Tahunan merupakan agenda yang sangat penting dan strategis bagi keberlanjutan institusi.

“Rapat kerja tahunan ini sangat menentukan, terutama karena adanya berbagai perubahan kebijakan pemerintah yang tentu akan sangat memengaruhi langkah-langkah kita ke depan,” ujar Rektor.

Ia menjelaskan bahwa saat ini perguruan tinggi tidak lagi hanya berfokus pada pelaksanaan pendidikan semata. Kebijakan pemerintah mengarahkan perguruan tinggi untuk memperkuat peran dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Perguruan tinggi yang sebelumnya dikenal sebagai teaching university kini akan bertransformasi menjadi research university atau tridharma university. Tagline yang diusung saat ini adalah kampus berdampak,” jelasnya.

Menurut Rektor, kampus berdampak berarti adanya penguatan di bidang pendidikan yang berujung pada kontribusi nyata melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Transformasi tersebut, lanjutnya, juga berdampak langsung pada sistem akreditasi perguruan tinggi.

Baca juga: Komitmen Bersama di RKT UNIZAR 2024: Langkah Bersama Menuju Good University Governance

Foto bersama seusai pembukaan acara Rapat Kerja Tahunan Tahun 2025, di Aula Abdurrahim Universitas Islam Al-Azhar, pada Jumat (12/12/25)

Baca juga: UNIZAR Gelar Rapat Kerja Tahunan 2024: Bersinergi Menuju Unggul dan Berdaya Saing

Ia mengungkapkan bahwa BAN-PT bersama seluruh Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) dalam pertemuan dua minggu sebelumnya di Pontianak telah menyampaikan akan adanya perubahan instrumen akreditasi, baik yang dikeluarkan oleh BAN-PT maupun oleh LAM.

“Oleh karena itu, kita harus bersiap menghadapi instrumen-instrumen baru tersebut dan terus memperbarui informasi terkait kebijakan akreditasi. Instrumen dan aturannya akan berbeda dengan yang selama ini kita jalani,” tegasnya.

Perubahan tersebut, menurut Rektor, merupakan dampak dari kemajuan teknologi yang memengaruhi seluruh aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan tinggi.

Dalam konteks itulah, UNIZAR menghadirkan Bapak dr. Insan Sosiawan A. Tunru., Ph.D sebagai narasumber yang memiliki pengalaman luas di LAM. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi UNIZAR, khususnya dalam menghadapi kebijakan akreditasi di LAM-PTKes, meskipun secara prinsip tidak akan jauh berbeda dengan LAM lainnya.

Rektor juga menegaskan bahwa arah perubahan sistem akreditasi ke depan telah disampaikan secara langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi dan Direktur Jenderal terkait, yang menekankan bahwa instrumen penilaian akan mengalami perubahan signifikan.

“Oleh karena itu, melalui rapat kerja tahunan ini, kita diharapkan dapat mempersiapkan diri secara lebih matang dalam menghadapi perubahan tersebut,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Rektor UNIZAR secara resmi membuka Rapat Kerja Tahunan 2025.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Kerja Tahunan Universitas Islam Al-Azhar Tahun 2025 secara resmi saya buka,” tutupnya.

Sebagai informasi, Universitas Islam Al-Azhar merupakan kampus swasta pertama di Nusa Tenggara Barat yang membuka Fakultas Kedokteran, sekaligus menjadi pionir pengembangan pendidikan kesehatan di wilayah timur Indonesia. Rapat kerja tahunan ini menjadi wujud komitmen UNIZAR dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

Rainy Day