email : mail@unizar.ac.id

Dikukuhkan Bupati Lombok Barat, Dekan FH Unizar menjadi Pengawas Destination Management Organization (DMO) Senggigi

UNIZAR NEWS, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si, mengukuhkan Dewan Pengawas dan Pengurus Destination Management Organization (DMO) Senggigi pada hari ini, Rabu, 29 Maret 2023. Pengukuhan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata di Senggigi.

Dalam acara pengukuhan yang diadakan di Aula Rapat, Gedung Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid mengucapkan selamat kepada anggota Dewan Pengawas dan Pengurus DMO Senggigi yang baru dikukuhkan. Bupati juga menyampaikan harapannya agar DMO Senggigi dapat bekerja dengan baik dan dapat memberikan kontribusi yang besar dalam mengembangkan pariwisata di Senggigi.

“Semoga Dewan Pengawas dan Pengurus DMO yang sudah dilantik dapat memberi kontribusi dalam pengembangan pariwisata di Senggigi. Saya instruksikan kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red) yang hadir untuk men-support program-program DMO ke depan. Kita upayakan bersama agar Senggigi bangkit kembali. Salah satu contoh di Pulau Bali, Pantai Sanur bisa maju pariwisatanya karena keberadaan DMO,” ujar Bupati Lombok Barat

Dalam pengukuhan tersebut, salah satu orang yang dikukuhkan sebagai Dewan Pengawas DMO Senggigi adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Al-Azhar (Unizar), Dr. Ainuddin, SH., MH. Bupati Lombok Barat menyambut baik kehadiran Dr. Ainuddin dan berharap kontribusi dan pengalaman beliau dapat membantu pengembangan pariwisata di Senggigi.

Dr. Ainuddin, SH., MH. (empat dari kanan) saat dilantik sebagai Dewan Pengawas DMO Senggigi di Aula Rapat Bupati Lombok Barat, pada Rabu (29/03)

Dalam wawancara yang dilakukan Tim Humas Unizar dengan Dr. Ainuddin, beliau mengungkapkan beberapa hal penting terkait dengan peran DMO.

“Sebelum ada Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Senggigi adalah primadona pariwisata di Lombok. Ada begitu banyak hotel berbintang dan juga travel agent. Akses transportasi dari Bali ke Senggigi ataupun Gili pun mudah. Sekarang, Mandalika muncul dengan atensi dari pemerintah pusat dan Senggigi sudah tidak segembira dulu. Oleh karenanya aktivitas kepariwisataan di Senggigi harus dipulihkan,” ungkap Dr. Ainuddin.

Beliau juga menambahkan, “Karena saya juga dari akademisi, apalagi visi Unizar terkait dengan wawasan kepariwisataan, perlu dilakukan kajian apakah Senggigi masih menjadi primadona. Hal ini sangat menarik untuk diteliti. Selain juga diketahui bersama bahwa ada kebijakan-kebijakan yang tumpang tindih antara Bupati dengan pihak Desa. Peran DMO adalah untuk menetralisir hal-hal demikian, sehingga kebijakan nantinya mencerminkan kebebasan, keadilan, serta kesejahteraan.”

Destination Management Organization (DMO) Senggigi sendiri merupakan organisasi yang bertugas untuk mengelola dan mempromosikan pariwisata di Senggigi. Diharapkan, dengan pengukuhan Dewan Pengawas dan Pengurus yang baru, DMO Senggigi dapat lebih terorganisir dan dapat memberikan kontribusi yang besar dalam mengembangkan pariwisata di Senggigi. (Adi Prayuda/Humas)