email : mail@unizar.ac.id

Dosen FK Unizar Ini Raih Prestasi sebagai Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional Tahun 2023

dr. Luh Kadek Trisna Lestari, M. Biomed, Sp. S., dosen Fakultas Kedokteran Unizar, peraih gelar Tenaga Kesehatan Teladan tingkat Nasional Kategori Dokdinis tahun 2023

UNIZAR NEWS, Jakarta – Salah satu dosen di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) meraih prestasi yang membanggakan. dr. Luh Kadek Trisna Lestari, M. Biomed, Sp. S, atau yang akrab disapa Dokter Trisna, dianugerahi gelar Tenaga Kesehatan Teladan tingkat Nasional Kategori Dokdinis (Dokter Pendidik Klinis) tahun 2023 oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta, pada hari Jumat (18/08). Acara penganugerahan berlangsung selama 5 hari, dari tanggal 14 Agustus sampai dengan 18 Agustus 2023, yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-78.

Kepada Tim Humas Unizar, Dokter Trisna menceritakan pengalaman menariknya selama mengikuti seleksi.

“Pengalaman pertama kali mengikuti seleksi Nakesdan (Tenaga Kesehatan Teladan, red). Banyak hal yang harus dipersiapkan, dari menyiapkan essay, ppt, video, dan ujian seleksi yang harus dilewati. Ada 3 tahapan ujian seleksi, yaitu tingkat RSUD Kabupaten, tingkat Provinsi, dan tingkat Pusat. Ternyata bisa lolos sampai tahap Nasional. Menjadi suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bisa berada di 210 peserta terpilih dari 1200 peserta seleksi pusat. Inovasi yang dilombakan tidak harus yang super atau teknologi tinggi, tapi inovasi yang kita bisa kembangkan untuk mengatasi masalah yang ada dengan menggunakan teknologi yang ada,” tuturnya ketika diwawancarai pada hari Selasa (29/08).

Prestasi gemilang yang diraih oleh dokter kelahiran Denpasar ini tentu bukanlah hasil kebetulan semata. Bagi Dokter Trisna, kunci kesuksesan adalah dengan sungguh-sungguh menjalankan setiap peluang yang ada. Ia selalu memberikan usaha maksimal dan pada akhirnya menyerahkan hasilnya kepada Yang Maha Kuasa. Pendekatan ini mencerminkan kerendahan hati dan keyakinan dalam usaha yang dijalani.

Dokter Trisna hidup dengan moto yang penuh makna, “Berusaha memang tidak selalu berhasil, tetapi menjalani dan menikmati prosesnya adalah bagian dari kepuasan sendiri.” Prinsip ini mencerminkan cara pandangnya yang penuh apresiasi terhadap setiap langkah dalam perjalanan hidupnya, bahkan ketika menghadapi tantangan berat sekalipun.

Rencana masa depan Dokter Trisna sudah tergambar jelas. Ia bertekad untuk terus menjadi pendidik sesuai dengan nilai-nilai inti FK Unizar yang menjunjung tinggi pendidikan berintegritas. Dengan semangat itu, dokter kelahiran 11 Agustus 1981 ini akan terus mendorong pengembangan kreativitas para mahasiswa agar mencapai kompetensi yang diharapkan.

“Saya ingin tetap menjadi pendidik yang sesuai dengan core value FK Unizar: ‘Educating the mind without educating the heart is no education at all‘ – Aristotle – dan tetap mengembangkan kreativitas anak didik untuk mencapai target kompetensi yang ada. Harapannya semoga bisa terus menghantarkan anak didik menjadi seorang dokter yang profesional, beretika, dan humanis,” ungkapnya ketika ditanya tentang rencana ke depan.

Sekilas perjalanan Dokter Trisna di dunia kedokteran dimulai saat ia meraih gelar Sarjana Kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana pada tahun 2005. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan S2, kemudian pendidikan dokter spesialisnya di institusi yang sama pada tahun 2016. Namun, dedikasinya tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan, karena ia juga aktif dalam memberikan pelayanan medis di RSUD Bangli.

Pada tahun 2016, Dokter Trisna memutuskan untuk menjadi bagian dari FK Unizar sebagai Dokter Pendidik Klinis. Keputusannya ini tidak terlepas dari pandangannya terhadap potensi besar yang dimiliki oleh fakultas ini dalam pengembangan pendidikan dan kepemimpinan yang penuh aspirasi.

“FK Unizar salah satu FK yang perkembangannya luar biasa. Aspiratif mendengar masukan-masukan dari pendidik, selalu berbenah untuk maju, humanis, dan menghargai perbedaan yang ada,” pungkas dokter yang memiliki hobi olahraga lari, bersepeda, dan travelling ini.

Melalui dedikasi dan pencapaiannya yang menginspirasi, dr. Luh Kadek Trisna Lestari, M. Biomed, Sp. S, telah membuktikan bahwa dengan usaha keras, semangat dan tekad yang kokoh, serta menyerahkan hasilnya kepada Tuhan, ia mampu mencapai puncak keberhasilan. Dokter Trisna menjadi bukti hidup bahwa pendidikan dan pelayanan kesehatan mampu beriringan, menciptakan dampak positif yang luar biasa dalam dunia kedokteran. (*)