email : mail@unizar.ac.id

Lakukan Benchmarking, Civitas FE Unizar Pelajari Pengelolaan Mutu FEB UMS

FE Unizar dan FEB UMS

UNIZAR NEWS, Surakarta – Rektor dan civitas Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) melakukan benchmarking ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Senin (13/02/23). Kunjungan civitas Unizar ke UMS kali ini adalah dalam rangka mengetahui lebih dekat pengelolaan mutu program studi di FEB UMS.

Turut hadir pada agenda benchmarking tersebut dari pihak Unizar, diantaranya: Wakil Rektor III: Fathurrahman, S.E., M.Ak.; Kepala Bagian SPI (Satuan Pengawas Internal): Dara Nida Utamie, S.E., M.Ak.; Kepala Bagian Kerjasama: M. Habibullah Aminy, S.E., M.E.K.; Dekan FE: Muhamad Sayuti, S.E., M.M.; Wakil Dekan I FE: Baiq Dewi Lita Andiana, S.E, M.Ac; Ketua Prodi Akuntansi FE: Dr. Triana Lidona Aprilani, S.T., M.Ak.; dan Ketua UPMI (Unit Penjaminan Mutu Internal) FE: Ahmad Suhendri, S.E., ME.

Kehadiran Rektor dan civitas FE Unizar disambut hangat oleh civitas FEB UMS, tepatnya di Ruang Seminar FEB UMS, dan dihadiri oleh jajaran Dekanat serta para Kaprodi FEB UMS.

Rektor Unizar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP., menjelaskan maksud kedatangan tim dari Unizar ke FEB UMS, yaitu untuk mengetahui lebih dekat pengelolaan program studi FEB UMS.

“Tujuan kami bersilaturahmi ke FEB UMS ini adalah melakukan benchmarking di dalam pengelolaan Program Studi Akuntansi, secara khusus ataupun secara umum adalah FEB, mengingat bahwa UMS sudah banyak program studinya yang terakreditasi Unggul,” jelas Dr. Ansyar.

Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, M.Si., menyambut baik kedatangan Rektor dan civitas FE Unizar dalam agenda benchmarking ini. Menurutnya, dalam pengelolaan sebuah prodi diperlukan adanya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Memang investasi di bidang SDM itu harus dipertimbangkan. Proses investasi SDM itu kan hal yang paling mahal, dan dalam pengelolaannya challenging,” terang Prof. Anton.

Pria kelahiran 16 Agustus ini juga menjelaskan bahwa selain dilakukan penguatan SDM, juga perlu dilakukan transisi generasi senior dengan akademisi muda. Selain itu, keunggulan yang didapatkan oleh FEB UMS tidak luput dari dukungan teknologi yang dimiliki oleh UMS.

Dalam sesi diskusi, Dr. Banu Witono, S.E., M.Si., Ak. CA., selaku Kaprodi Akuntansi FEB UMS, menceritakan bahwa Prodi Akuntansi ini dalam rancangan kurikulum yang baru, mulai memasukkan muatan-muatan berdaya saing internasional, seperti visi dan misi yang mengarah pada internasionalisasi program studi.

Dr. Banu juga menyarankan agar Unizar juga dapat menonjolkan teknologi dan fokus pada akuntansi kepariwisataan.

“Kalau dari Unizar itu fokusnya adalah kepada pariwisata, yang terkait dengan teknologi itu bisa diunggulkan,” sarannya.

Rektor dan seluruh civitas FE Unizar yang hadir pada kesempatan benchmarking ini merasa bahwa masukan dan saran yang diberikan oleh civitas FEB UMS untuk pengelolaan mutu prodi Akuntansi di Unizar sangatlah bagus.

Kegiatan benchmarking diakhiri dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding), MoA (Memorandum of Agreement), dan IA (Implementation Agreement) antara kedua Universitas. (Adi Prayuda/Humas)