email : mail@unizar.ac.id

MUSWIL IKAHIMBI VI BEKARYE: Mengokohkan Konservasi dan Riset Biologi di Unizar

Ir. I Gede Tatar Sutaryana (kiri) saat menyampaikan materi kuliah umum di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono Unizar, pada Rabu (15/11).

UNIZAR NEWS, Mataram – Perhelatan Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Himpunan Mahasiswa Biologi Indonesia (IKAHIMBI) Wilayah Kerja VI Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) digelar di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) pada tanggal 15-17 November 2023. Acara ini diawali dengan Kuliah Umum yang mengambil tema penting tentang pengembangan pariwisata yang berkelanjutan melalui pemanfaatan energi terbarukan.

Pembukaan acara dihadiri oleh Rektor, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Ketua Program Studi Biologi, Pembina Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO), dan seluruh dosen Fakultas MIPA Unizar. Berperan sebagai moderator acara Kuliah Umum adalah Fahrul Irawan, S.Pt, M.Si, Ph.D. Acara dibuka dengan sambutan hangat Dekan Fakultas MIPA Unizar, Ir. Hj. Syuhriatin, M.Si

Beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa dari berbagai Universitas Wilayah VI Bali dan Nusra yang turut berpartisipasi dalam Muswil IKAHIMBI VI. Dalam sambutannya, Hj. Syuhriatin mengharapkan agar muswil kali ini dapat memberikan manfaat signifikan dalam bidang Biologi, sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Beliau juga menutup sambutannya dengan tidak lupa mengucapkan salam konservasi.

Rektor Unizar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP., menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Muswil IKAHIMBI VI. Beliau menggarisbawahi pentingnya kontribusi mahasiswa dalam kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang Biologi. Menurutnya, keterampilan organisasi yang diperoleh melalui kegiatan semacam ini adalah pembelajaran penting di luar jam kuliah, yang tidak diajarkan di program studi. Beliau mengakhiri sambutannya dengan harapan atas suksesnya Muswil IKAHIMBI Wilayah VI.

Dalam fokus kuliah umum, narasumber utama, Ir. I Gede Tatar Sutaryana, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB, memberikan wawasan mengenai Pengembangan Parawisata Berkelanjutan melalui Pemanfaatan Energi Terbarukan Ramah Lingkungan. Hal ini menjadi poin penting untuk memberikan landasan dalam pemahaman mengenai upaya konservasi alam dan penggunaan energi terbarukan dalam sektor pariwisata.

“Potensi listrik dari energi baru terbarukan di Nusa Tenggara Barat bervariasi. Sebagai contoh, potensi teknis dari energi surya atau solar di wilayah daratan NTB itu 15% dari potensi teoritisnya, yaitu sebesar 6.190 MW. Potensi teknis listrik dari energi angin berbeda lagi, yaitu 45% dari potensi teoritisnya, sebesar 1.867 MW. Selain itu, potensi teoritis dari energi arus laut di Selat Lombok, dengan kecepatan arus maksimal 2,24 m/s, sebesar 33.049.897 MW, potensi teknisnya 8.262.474 MW, dan potensi praktisnya sebesar 2.065.619 MW,” beber Gede Tatar.

Closing ceremony menjadi momen penutup yang sarat makna, dimana kesuksesan dan harapan akan kontribusi yang diberikan oleh Muswil IKAHIMBI VI ditekankan. Acara ini dengan tegas menggambarkan komitmen Unizar dalam memperkuat ilmu pengetahuan, riset, dan konservasi lingkungan melalui kolaborasi antarwilayah, khususnya dalam bidang biologi. (Asmadi/Humas)