email : mail@unizar.ac.id

Turut Berduka Cita atas Berpulangnya MenPAN-RB:
Bapak Tjahjo Kumolo

UNIZAR NEWS, Jakarta – Kabar duka berasal dari Istana Negara. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo, meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif sejak beberapa hari yang lalu.

Dilansir dari situs resmi menpan.go.id, diumumkan bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, telah meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, pada pukul 11.10 WIB, Jumat (01/07). Menteri Tjahjo menjalani perawatan intensif di RS tersebut sejak pertengahan Juni. Sekretaris Kementeriaan PAN-RB, Rini Widyantini, mengonfirmasi berita duka tersebut.

“Bapak Menteri telah dipanggil Allah SWT. pada hari ini (Jumat, red), pukul 11.10 WIB. Kami mohon do’a dari Bapak/Ibu dan rekan-rekan sekalian, semoga beliau diterima disisi-Nya,” ujar Rini di Jakarta.

Kabar duka tersebut dibenarkan juga oleh petinggi PDIP, Junimart Girsang. Beliau mengatakan bahwa Tjahjo Kumolo wafat pada Jumat (1/7) sekitar pukul 11.10 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.

“Saya baru dapat kabar sekitar dua menit yang lalu, (Thahjo Kumolo, red) sudah dipanggil Tuhan. Sekitar 11.20 WIB,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari PDIP ini.

Untuk diketahui, Menteri kelahiran Surakarta, 1 Desember 1957, ini sempat sakit. Politikus senior PDIP ini pun sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit. Tjahjo Kumolo tidak dalam kondisi koma saat menjalani perawatan.

Sebelumnya, putri Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari, sempat menyampaikan pada hari Minggu (26/6) bahwa ayahnya mengalami infeksi yang menyebar sampai ke paru-paru. Saat itu, Tjahjo dirawat secara intensif.

“Ada infeksi yang menyebar sampai ke paru-parunya,” kata Rahajeng.

Kendati demikian, Rahajeng memastikan kondisi ayahnya saat itu makin stabil. Dia membantah isu yang menyebut ayahnya mengalami koma.

Para Menteri di Kabinet Indonesia Maju pun turut menyampaikan ungkapan bela sungkawanya atas berita duka ini. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Gerard Plate, berduka cita atas meninggalnya Tjahjo Kumolo. Dalam pesan singkatnya, Plate mendoakan semoga almarhum Tjahjo beristirahat dalam damai di surga.

“Aku sangat bersedih. Kita kehilangan menteri yang baik dan rendah hati. Selamat jalan, Mas Tjahjo,” ujarnya.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Pendidikan Tinggi, Nadiem Makarim, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Tjahjo Kumolo.

“Banyak sekali teladan yang saya pelajari dari Bapak Tjahjo selama bekerja bersama beliau. Pak Tjahjo adalah sosok pemimpin yang terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui program seleksi guru ASN PPPK,” ujar Nadiem via akun Instagram resminya.

Dengan hadirnya berita duka ini, seluruh Civitas Akademika Universitas Islam Al-Azhar juga turut menyampaikan rasa bela sungkawa atas berpulangnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Bapak Tjahjo Kumolo. Semoga semua amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan segala dedikasi terus menjadi inspirasi bagi kita semua. Selamat jalan, Pak Tjahjo. (Adi Prayuda/Humas)

Berita Terkait