email : mail@unizar.ac.id

Webinar Literasi Gratis Berlangsung selama 3 Hari di Perpustakaan Unizar

UNIZAR NEWS, Mataram – Hari ini, Rabu (15/02/2023), merupakan hari pertama berlangsungnya Webinar Literasi di Perpustakaan Universitas Islam Al-Azhar (Unizar). Webinar dengan tema Pekan Literasi Sebagai Persiapan Perkuliahan ini terselenggara atas kerja sama Perpustakaan Unizar dengan Pusat Pengelolaan Pengetahuan, Direktorat Pendidikan dan Internasionalisasi, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung. Webinar berlangsung selama 3 (tiga) hari hingga hari Jumat (17/02).

Hadir sebagai pemateri pada hari pertama, yakni Sri Rakhmiyati, S.Sos., M.I.Kom dan Yulianti, S.Sos., M.I.Kom memaparkan tema Sumber Informasi dan Penelusuran, berlangsung dari pukul 09.00 – 12.00 WIB. Tema yang diangkat pada hari kedua, Kamis (16/02), pukul 09.00 – 12.00 WIB, adalah terkait Plagiat dan Kejujuran Akademik, dengan pemateri Prof. Arief Anshory Yusuf, M.Sc., Ph.D dan Dra. Wina Erwina, M.A., Ph.D. Tema tentang Mengenal Mendeley dibahas di hari terakhir webinar, Jumat (17/02), oleh Andri Yanto, S.Sos., M.I.Kom., pukul 10.00 – 11.30 WIB.

Webinar ini berlangsung via aplikasi zoom meeting dan tidak dipungut biaya alias gratis. Peserta yang mengikuti bisa mendapatkan sertifikat keikutsertaan. Informasi lengkap terkait kegiatan ini bisa diperoleh melalui situs resmi Perpustakaan Unizar.

Kepala Perpustakaan Unizar, Zulhadi Fatawi, S.IP, menjelaskan bahwa mulai hari ini berlangsung webinar literasi yang bisa diikuti oleh seluruh civitas akademika Unizar sampai hari Jumat lusa. Beliau juga mengajak seluruh civitas untuk berpartisipasi mengikuti webinar karena sangat penting bagi perkembangan literasi akademisi. Apalagi para narasumber adalah para akademisi yang memang mumpuni di bidangnya.

Ditemui di ruang kerjanya, Zulhadi menceritakan tentang Perpustakaan Unizar. Beliau mengungkapkan bahwa di Perpustakaan Unizar ini tersedia belasan ribu buku. Beliau bahkan memaparkan bahwa jumlahnya sekitar 14.000 eksemplar.

“Jumlah buku yang ada di perpustakaan Unizar sekitar 14.000 eksemplar. Satu tahunan ini kami sudah verifikasi 2.456 judul buku. Jumlah bukunya sebanyak 3.038 eksemplar yang sudah kami cek ketersediaannya dalam kondisi baik. Yang ter-display di Perpustakaan Unizar ada 7.000-an buku. Bahkan ada juga 2 buku dengan judul yang berbeda, ditulis oleh dosen Fakultas Pertanian Unizar, dan diberikan kepada kami. Semua buku yang ada di sini adalah penunjang pendidikan bagi seluruh Fakultas yang ada di Unizar. Jumlah buku yang menjadi Standar Nasional Perpusnas adalah 2.500 buku untuk Perguruan Tinggi. Jadi, Unizar sudah melampaui itu. Di sini juga ada banyak kitab hadits koleksi Alm. Pak Abdurrahim (mantan Rektor sekaligus pendiri Unizar, red),” ungkapnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa saat ini Perpustakaan Unizar menyediakan beberapa e-resources yang open access dan berbayar. Mulai dari Jurnal dan Database Nasional hingga Jurnal dan Database Internasional, diantaranya e-Journal Unizar, Proquest, Indonesian Scientific Journal Database, e-Resources Perpusnas, Science Direct, Directory of Open Access Books, Directory of Open Access Journal, dan International Federation of Library Associations and Institutions. Selain itu, terdapat juga e-book yang bisa diakses di digital library (digilib) Unizar atau langsung ke sumber aslinya.

Alumnus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, ini juga menambahkan beberapa layanan yang ada di Perpustakaan Unizar, diantaranya OPAC (Online Public Access Catalogue), Digital Library, Webometrika, Turnitin, dan Publikasi Ilmiah. Sebagai informasi, OPAC digunakan untuk Temu Kembali Informasi (Information Retrival) koleksi yang ada di Perpustakaan, baik koleksi buku yang tercetak, maupun elektronik (digital). Layanan webometrik adalah layanan untuk membantu pemustaka mengukur tingkat keilmiahan sebuah penelitian yang mengacu pada analisis subjek penelitian, referensi yang digunakan, dan cara mensitasi yang baik dan benar. Layanan turnitin adalah layanan pengecekan tingkat plagiasi untuk Tugas Akhir, Skripsi, dan Laporan Penelitian sebelum dipublikasi di Prosiding ataupun Koleksi Digital Perpustakaan Digital Unizar.

Begitu banyak layanan yang bisa diperoleh di Perpustakaan Unizar, dan semua itu bisa dinikmati dengan menjadi member Perpustakaan Unizar.

“Saat ini Perpustakaan Unizar sudah memiliki ratusan member, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Cara menjadi member pun sangat mudah, cukup menyerahkan nama dan nomor induk mahasiswa atau dosen. Bila belum memiliki nomor induk, bisa kami buatkan nomor keanggotaannya,” ujar pria kelahiran 17 Desember ini.

Rencana ke depan, Zulhadi menjelaskan bahwa Perpustakaan Unizar akan berkolaborasi dengan BI Corner dan BRIN NTB. BI Corner merupakan pojok baca sebagai sarana edukasi sekaligus sebagai upaya untuk mengenalkan kebijakan BI (Bank Indonesia) kepada masyarakat umum, sedangkan BRIN merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Indonesia, yang tugasnya adalah menjalankan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan, serta inovasi yang terintegrasi.

“Ke depan, kami akan menjalin kerja sama dengan BI Corner dan juga BRIN NTB. Siapa yang cepat, nantinya akan kami buatkan spot khusus di Perpustakaan Unizar ini. Selain itu, kami juga sedang menyiapkan ruang untuk diskusi dan bedah buku,” pungkasnya. (Adi Prayuda/Humas)