email : mail@unizar.ac.id

Wakil Rektor I UNIZAR, Dr. Sri Karyati, Tekankan Pentingnya Transformasi Digital di Pendidikan Tinggi pada GOU 2025

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIZAR, Dr. Sri Karyati, SH., MH, saat memberikan materi pada saat acara GOU 2025, di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono UNIZAR, pada Sabtu (13/9/25)

UNIZAR NEWS, Mataram – Graha Orientasi Universitas Islam Al-Azhar (GOU) 2025 kembali menjadi ruang penting untuk pembekalan mahasiswa baru. Bertempat di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono, Sabtu (13/9/25), acara ini menghadirkan berbagai narasumber yang memberikan wawasan seputar dunia pendidikan tinggi. Salah satu sesi utama diisi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIZAR, Dr. Sri Karyati, SH., MH.

Dalam pemaparannya, Dr. Sri Karyati mengangkat tema “Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia (Kurikulum PT) dan Perkenalan Platform Siakad (Transformasi Digital)”. Materi ini menjadi sangat relevan bagi mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademiknya, sekaligus menghadapi tantangan era digital.

“Pendidikan tinggi tidak hanya bicara soal perkuliahan di kelas, tetapi juga bagaimana kurikulum mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Digitalisasi menjadi salah satu kunci transformasi yang mendukung efisiensi, fleksibilitas, serta memperluas akses pendidikan,” ungkap Dr. Sri Karyati.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa meskipun transformasi digital menghadirkan banyak kemudahan seperti kolaborasi tanpa batas dan layanan administrasi akademik yang lebih cepat, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur digital masih harus diatasi bersama.

Salah satu fokus utama presentasi adalah pengenalan Sistem Informasi Akademik (Siakad) UNIZAR. Platform ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas mahasiswa, mulai dari registrasi, pengisian KRS, pengaturan jadwal kuliah, hingga layanan pembelajaran online.

Baca juga: Wakil Rektor I Unizar Menyoroti Aspek Legal dan Kebijakan dalam UU Kesehatan: Menarik untuk Dibahas Melalui Judicial Review

Selain itu, Siakad juga menyediakan fitur bimbingan akademik, konsultasi proposal, informasi nilai, hingga layanan pembayaran dan pengumuman wisuda. Dengan sistem ini, mahasiswa hanya perlu menggunakan satu akun dengan username berupa NIM dan password default tanggal lahir untuk mengakses seluruh layanan.

“Siakad adalah salah satu bentuk nyata transformasi digital UNIZAR. Kami ingin memastikan mahasiswa dapat merasakan layanan akademik yang terintegrasi, mudah diakses, dan efisien,” jelasnya.

Materi yang dibawakan Dr. Sri Karyati ini sekaligus menegaskan arah kebijakan UNIZAR dalam mendukung Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kemendikbudristek. Dengan pemanfaatan teknologi digital, perguruan tinggi diharapkan dapat lebih cepat beradaptasi dengan kebutuhan mahasiswa dan dunia kerja.

Acara ini pun menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memahami bahwa perjalanan kuliah bukan sekadar menuntut ilmu, tetapi juga membangun keterampilan dan kesiapan menghadapi tantangan global di era digital. (Asmadi/Humas)